Warga Kemlokolegi Was-was, pada Radius 150 Meter Rumahnya Retak-retak Imbas Proyek Jalan Tol Solo-Kertosono

INDONESIASATU.CO.ID:

 NGANJUK - Salah satu warga Desa Kemlokolegi Rt/Rw 04/02 Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, mengeluhkan imbas pembangunan proyek Tol Solo-Kertosono,Warga mengaku rumah mereka mengalami keretakan, karena tidak kuat menahan getaran dari pemasangan pasak bumi, Minggu (17/9/2017) warga mengeluhkan lamanya perbaikan, padahal rumah mereka sudah berulangkali didatangi petugas.

Aries, warga Desa Kemlokolegi Rt/Rw 04/02 Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk mengatakan, rumah saya mengalami keretakan.Keretakan muncul dari getaran imbas pemasangan pasak bumi.

"Rumah kami retak. Rumah kami samping kena imbas paku bumi retak," kata Aries. "Sudah disurvei, dari belum ada realisasi," ujarnya.

PT RBC melalui Tulus menyampaikan bahwa akan memberi uang 40 juta mulai 15 September 2017,adapun uang 40 juta itu berdasarkan pendataan yang dilakukan RBC bersama perangkat Desa 186 warga yang terdampak  untuk mendengar keluhan warga.

Terpisah Ketua LSM Duta Corruption Watch (DCW)Nganjuk Djoeliyanto menyampaikan temuan atas dampak yang dimaksud oleh RBC dan perangkat Desa belum memenuhi rasa keadilan masyarakat Desa terdampak.

"Kami mempertanyakan uji dampak terhadap pekerjaan tol tersebut,hal ini perlu menyampaikn analisa dampak lingkungan warga mana saja yang harus memperoleh kompensasi atas dampak tersebut,"ungkapnya

DitambahkanWarga setempat diminta sabar, serta tidak membuat bangunan yang retak menjadi lebih parah,Yang retak jangan dibuat retak. Saya mohon nanti ada salah satu warga yang mendata siapa rumah warga yang rusak, nanti tolong dikoordinir," ujar Djoeliyanto.kuswanto

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita