Usai Dilantik, PWNU Jawa Timur Akan Fokus Pendidikan, Kesehatan dan Akidah

INDONESIASATU.CO.ID:

JOMBANG - Ribuan Massa Nahdliyin hadir dalam acara pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, Selasa (18/9). Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar merupakan milik Wakil Tahfidziyah PWNU Jawa Timur, KH Abdussalam Shohib.

Pelantikan tersebut dipimpin oleh Wakil Rais Aam KH Miftahul Ahyar. Dan dihadiri para Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dari kabupaten dan kota se-Jawa Timur serta Banom Nahdlatul Ulama Seperti Muslimat NU, Fatayat, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Ikatan Pelajar Puteri Nahdlatul Ulama (IPPNU), dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) se-Jawa Timur.

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar dalam sambutannya mengatakan program kepengurusan dibawah pimpinannya akan fokus menguatkan NU dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan akidah. Serta meneruskan beberapa program baik di kepengurusan sebelumnya.

Dalam hal kesehatan, Kiai Marzuki menargetkan selama 5 tahun setiap PCNU di Jawa Timur punya rumah sakit NU. Dan dalam bidang pendidikan, PWNU menargetkan setiap PCNU punya minimal satu sekolah unggulan. Ini untuk mengantisipasi orang kaya baru yang ingin anaknya sekolah dilevel unggulan.

“Beberapa profesor di Jawa Timur siap mengawal pesantren untuk membangun sekolah unggulan. Mulai dari penataan sistem dan tenaga pendidikan serta biaya akan dibuat khusus,” jelasnya.

Dari segi akidah, Kiai Marzuki akan tetap memperkuat faham Ahlussunnah Wal Jamaah di kalangan warga nahdliyin. Hal ini digunakan untuk mengantisipasi serangan dari kelompok wahabi dan takfiri. Selama ini kelompok tersebut tak pernah lelah memojokkan kaum nahdliyin.

“Dalam masalah akidah sudah jelas, program kita kedepan yaitu mencegah tumbuh kembangnya aliran sesat seperti mazhab wahabi,” katanya.

Kiai asal Malang ini juga menjelaskan akan memecat pengurus PWNU Jatim yang terbukti bergabung dengan aliran sesat. Oleh karenanya ia akan memantau terus perkembangan setiap kepengurusan.

 “Kedepan kita akan turun kebawah ke setiap PCNU, konsep acaranya pertama dzikir bareng, sholawatan, makan bareng masyarakat baru setelah itu rapat dengan pengurus NU,” tambahnya.

Dalam acara pelantikan Pengurus PWNU Jawa Timur ini dihadiri Ketua PBNU Prof KH Said Aqil Siraj, KH Yahya Cholil Tsaquf dan para ulama serta dihadiri oleh para pejabat pemerintah dianataranya Wakil Gubernur Jawa Timur Syaiful Hidayat, aparat kepolisian, dan TNI.

Dalam kesempatan tersebut KH Miftahul Ahyar berpesan agar pengurus PWNU Jatim menjalankan tugas dengan baik dan ikhlas. Karena tantangan kedepan akan lebih berat dan komplek. Apalagi menjelang tahun politik.

“Tetap mempertahan Pancasila, menegakkan Aswaja, dan patuh pada Angaran Dasar Rumah Tangga (ADRT) NU. Dan mari menyumbangkan tenaga dan pikiran demi terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur,” pungkasnya. 

Reporter : fredy

Editor : Syarif Abdurrahman

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita