Tujuh Perwira dan Satu Brigadir Polri Siap Ramaikan Pilkada Serempak

INDONESIASATU.CO.ID:

 NGANJUK - Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 yang akan digelar tahun ini bakal diramaikan sejumlah perwira tinggi (pati) Polri serta seseorang yang berpangkat Brigadir kepala (Bripka). Ada delapan nama yang dikabarkan bakal maju sebagai calon gubernur.

Data yang dihimpun dari KPU para polisi yang ikut Pilkada 2018, AKBP Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menjadi  bakal calon bupati Tapanuli Utara. Beliau diusung oleh partai Demokrat, Hanura, PKPI, Gerindra. Kombes Syafiin mencalonkan Bupati Jombang yang diusung, Hanura, PDIP. AKBP Marselis Sarimin bakal calon bupati Manggarai Timur diusung partai Demokrat, PDIP, NasDem. Irjen Pol Murad Ismail mencalonkan dirinya sebagai Gubernur Maluku dan diusung oleh partai PAN, PPP, PKPI, PKB, Hanura, Gerindra, PDIP, NasDem. Irjen Pol Anton Charliyan bakal calon Wakil Gubernur Jawa Barat diusung PDIP. Irjen Pol Safaruddin juga mencalonkan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang diusung Hanura-PDIP dan AKBP Ilyas yang bakal mencalonkan sebagai Wakil Wali Kota Bau Bau diusung perseorangan. 

Sedangkan Brigadir Kepala Nichodemus Ronsumbre yang tak mau kalah dengan seniornya, dia mau mencalonkan Bupati Biak Numfor yang diusung oleh partai PKB, PN, PPP, DEMOKRAT, dan Nasdem. 

Perwira dan Brigadir alat Negara ini telah mengajukan pengunduran diri ke institusinya, atau menunggu masa pensiun, namun belum mendapat penetapan resmi, sehingga statusnya masih aktif.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap, dengan majunya anggota Polri tidak menyebabkan terjadi konflik kepentingan. Dia pun memastikan sesuai instruksi Presiden, Polri dalam pemilu harus netral. “Mengamankan, bukan memenangkan,” kata dia yang dikutip dari SINDONEWS.com yan/kusno

Index Berita