Sekelumit Cerita Putra Asli Buol di Rantau Orang

indonesiasatu, 20 Jul 2019, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

Buol-Hidup tidak selalu mulus, banyaknya lika liku yang harus kita lewati. Apa yang kemudian kita katakan tentang hidup ialah bahwa hidup itu panjang dan menampik transparansi.

Salah satu putra asli Kecamatan paleleh desa dopalak kelahiran desa konamukan pada tahun 1986. Kecamatan Bunobogu, Kab. Buol sulawesi tengah, Abdul Nasir S.Pd setela sekian lama bertualang dinegeri orang kini membuahkan hasil, Pria kelahiran Desa Konamuman 9 Februari 1989, menceritakan perjalanan dirina selama dirantau orang Jum,at (19/7/19) kepada media indonesiasatu.co.id yani perjalan panjangnya, yang penuh lika liku serta tantangan hidup di Negeri orang yang kini sukses meraih mimpi.  

Sejak lulus SMK Negeri satu Lipunoto pada tahun 2006 Nasir, melanjutkan Studinya diluar Daerah pada salah satu kampus di Makassar Universitas Muhammadiyah, kemudian dirinya juga perna mengeyam pendidikan di luar Negeri disalah satu Universitas ternama di Timur Tengah Al. Iman Sana'a Yaman, dan terakhir ia mengeyam pendidikan di STAI Babunnajah Pandeglang Banten dengan gelar S.Pd (S1).

Setelah sekian Lama duduk dibangku perkuliahan, menurut Putra Kelahiran desa konamukan ini dirinya mencoba mengikuti Tes Pendamping UMKM yang diperakarsai oleh tiga lembaga kementrian, perikanan, pertanian dan perindakop, dirinya berhasil lolos pada propertes tersebut

Putra daerah buol ini ternyata memiliki pengalaman organisasia yang cukup pada tahun 2004 Abdul Nasir terpilih menjadi ketua Lembaga dakwa sekolah (DS)SMK Lipunoto sampai dengan 2005 dan diteruskan menjadi pengurus PKPU korlak buol.selang setahun kemudian menjadi pengurus KAMMI Komesariat AL Furqon Unismu Makassar dari 2006 sampai 2008 selama dua tahun,kemudian terpilih lagi menjadi ketua KPUM UIT pada tahun 2010 setelah itu terpilih lagi nenjadi pengurus KAMMI didaerah tanggerang Selatan selama dua tahun dari 2010 samapai 2012 setelah itu beliau juga menjadi pengurus IKADI di Halamahera tengah dari 2012 sampai dengan 2015 selain itu menjadi Relawan IKADI Halmahera Selatan pada 2013 sampai 2015.juga sebagai relawan ACT (aksi cepat tanggap Dihalteng serta ketua Yayasan Mahabbah Halteng yang saat ini sudah memiliki Skolah Menengah Atas(SMA)Sendiri yang dibentuk secara Pribadi oleh Abdul Nasir.

Nah dari pengalaman organisasi yang di peroleh inilah dirinya mendapat tawaran baik dari instansi pemerintah maupun suwasta diantaranya Asuransi Tafakul kemudian menjadi pengelola keuangan pada CV Ghina Cipta Selaras kecamatan Ciputat yang bergerak dibidang Furniture Halmahera Selatan kemudian menjadi pendamping Program Pemberdayaan masyarakat berbasis Nilai (PMBN) Halmahera selatan.dan tenaga mitra BPS dalam program Sensus selanjutnya menjadi tenaga program pemberdayaan petani kecil SOLID dinas ketahanan pangan halmahera tangeah selang  setahun dari 2016 sampai dengan 2017 dan kemudian karirnya naik menjadi kordinator surfeyor SOLID pusat dalan singkronisasi data sarana dan prasarana SOLID Halmahera tengah 2018 kemudian mendapat kepercyaan yang cukup besar pemerintah halmahera tengah  sebagai Koordinator penyuluh Agama Non PNS selama dua tahun hingga kemudian karir yang dia geluti saat ini dari pemerintah Halmahera tengah sebagai koordinator Umum UMKM kabupaten Halmahera tengah dalam program oemerintah halmahera tengah

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ini adalah bentuk dominan dari organisasi bisnis di Indonesia dan memainkan peran penting dalam perekonomian Indonesia. Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah menunjukkan bahwa kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Nasional terus meningkat mencapai 60,34 persen. Dari aspek lapangan kerja, dari total 117 juta pekerja di Indonesia, sekitar 114 juta bekerja pada UMKM. Ini berarti bahwa andil UMKM terhadap penciptaan lapangan kerja mencapai 96,9 persen.

Dari sisi ketahanan terhadap krisis ekonomi, UMKM juga telah teruji mampu bertahan menghadapi krisis ekonomi tahun 1998 dan 2008, dikarenakan UMKM dapat menyesuaikan proses produksinya serta karakteristiknya yang langsung melayani kebutuhan harian masyarakat. Di samping itu, permodalan UMKM tidak bergantung pada pinjaman dalam mata uang asing sehingga relatif aman ketika terjadi fluktuasi nilai tukar rupiah.

Berdasarkan uraian di atas, maka dengan memberdayakan UMKM sejatinya Pemerintah juga sedang mengatasi permasalahan ekonomi dan sosial seperti tingginya tingkat kemiskinan, ketimpangan distribusi pendapatan, serta pemerataan pembangunan

Salah satunya UMKM yang dikelolah oleh Nasir Konio Salah Satu putra Darah kabupaten buol asal desa dopalak kecamatan paleleh Yang sudah berhasil Dihalmahera Tengah dalam mengelola

Tujuan dari adanya UMKM yang dikelola 3 Kementrian Tempat dirinya bekarja saat ini diceritakannya mengenai program UMKM baru berjalan didua wilayah di Indonesia, Wilayah Jawa Barat dan Halmahera Tengah. Penyaluran Kredit Usaha (KUR) yang dipinjamkan kemasyarakat merupakan langkah strategis dalam meningkatkan akses pembiayaan Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) dengan bunga 0% mengenai pengembalian bunga sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. tutur Nasir "dengan adanya program KUR ini, masyarakat dapat melakukan wirausaha, sekaligus mencitakan lapangan kerja dan membagun Desa," imbuhnya.

Saat ini Anak Desa kelahiran Konamukan 1986 itu,nasih tetap dioercaya pemerintah halmahera tengah menjadi Koordinator pendamping UMKM program 3 Lembaga kementrian di Wilayah Halmahera Tengah, yang beranggotakan enam puluh empat pendamping setiap Desa di Halmahera Tengah. Sepatutnya program tersebut dapat diterapkan di Kab. Buol,"Program itu sangat membantu masyarakat di Kabupaten Buol utamanya, masyarakat, Petani, Nelayan maupun usaha kecil menengah". Jelas Nasir.

(Rahma)(Fahmi)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu