Operasi Ketupat Semeru 2018, Kecelakaan Di Nganjuk Turun

INDONESIASATU.CO.ID:

WARTAJATUM.COM -NGANJUK - Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) yang terjadi selama 11 hari pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru pada tahun 2018 di Kabupaten Nganjuk, didominasi kendaraan sepeda motor.

Menurut Kasatlantas Polres Nganjuk, AKP AM Ridlo sejak tanggal 7 sampai 18 Juni 2018 terjadi 31 kecelakaan arus mudik dan balik. Dari 15 kecelakaan jadi 15 kejadian tersebut, empat orang korban meninggal dunia. Dan sebanyak dua orang luka berat dan 21 luka ringan.

"Data laka lantas Polres Nganjuk dari tanggal 7-18 Juni 2018 ada 15 kejadian. Lebih dari separo kecelakaan tersebut dialami oleh pengendara sepeda motor," jelasnya, Selasa (19/6/2018).

Ridlo menambahkan, angka kecelakaan tersebut jauh berkurang dibandingkan tahun lalu yang mencapai angka puluhan. Penurunan ini tak lepas dari aktifnya tol Mojokerto-Kertosono.

"Alhamdulillah kecelakaan menurun dari 31 jadi 15 kecelakaan tahun lalu (2017)," ujarnya.

Sementara itu, dari data Analisa dan Evaluasi (Anev) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jatim menyebutkan, dari 596 kejadian pada tahun 2017, di tahun 2018 ini turun 242 kasus, menjadi 354 kejadian. 

Khusus korban meninggal dunia 43 orang, luka berat 39 orang dan 551 orang mengalami luka ringan. Kerugian material atas kejadian tersebut, diperkirakan mencapai Rp. 575.475.000.

“Angka Laka Lantas selama Operasi Ketupat Semeru 2018 turun sangat, ini merupakan bentuk kesadaran masyarakat,” ucap Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera,(tim)

Index Berita