Libur Idul Fitri, Makam Gus Dur Ramai Peziarah

INDONESIASATU.CO.ID:

JOMBANG - Manfaatkan libur Idul Fitri, komplek makam para ulama di Jombang ramai dikunjungi para pemudik yang berziarah. Salah satunya makam mantan Presiden ke-4 RI dan Ketua PBNU KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di komplek Pondok Pesantren Tebuireng Jombang tak henti-henti dikunjungi peziarah hingga dari luar daerah, Senin (18/6/2018) sore.

Peziarah datang berduyun-duyun mengendarai motor, mobil pribadi dan pikap. Bahkan ada juga yang datang dari luar pulau. Para peziarah rata-rata beralasan memanfaatkan libur bersama Idul Fitri. Sebelum kembali kerja dan tidak bisa lagi ziarah.

Salah satu peziarah Irfansyah mengatakan ia dan kawannya dari Makassar sudah merencanakan ziarah wali di Jombang dan Mojokerto. Makam-makam tersebut antara lain makam KH Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim, KH Abdurrahman di Tebuireng. Selain itu, ia juga menziarahi makam KH Wahab Hasbullah di Tambakberas dan KH Bisri Syansuri di Pesantren Mambaul Ma'arif. Dan terakhir komplek pemakaman Troloyo.

"Mumpung libur, saya dan teman dari Makassar, Jogjakarta dan Surabaya niatkan cari barakah di makam wali Jombang. Biasanya kalau tidak liburan kayak gini kita susah ketemu. Mumpung ketemu ya kita jalan-jalan plus cari ganjaran. Wisata religi bahasa kerennya," katanya.

Bagi Irfan, pilihan ziarah kemakam ulama Jombang ini bukan tanpa sebab. Selain mencari barakah. Ia dan temannya juga ingin mengambil pelajaran dari kehidupan para tokoh Islam ini. Selama ini, tokoh-tokoh yang diziarahi hanya ditemukan dalam buku dan tulisan lainnya. Setelah melihat ramainya makam para ulama ini membuat mereka bertambah yakin akan kehebatan para tokoh Jombang ini.

Berdasarkan pantauan NU Online di komplek makam Gus Dur para peziarah berdatangan bersama keluarga setelah mengunjungi saudaranya di Jombang. Ziarah makam jadi tujuan tambahan dan berbelanja di sekitar lokasi makam. Sejumlah pedagang juga sudah membuka lapaknya walaupun masih suasana lebaran.

"Saya sehari-hari di Surabaya, jadi tidak bisa setiap waktu kesini. Jombang punya banyak tokoh yang hebat, selain gus dur, seperti mbah Wahab dan mbah Bisri juga memiliki sumbangsih tidak sedikit terhadap NU dan NKRI. Maka layak  diperhatikan lebih lagi," beber Irfan.

Seperti diketahui, KH Hasyim Asy'ari, KH Wahid Hasyim dan KH Wahab Hasbullah merupakan pahlawan nasional. Sumbangsihnya buat Indonesia sangat banyak. Terkhusus Gus Dur dan mbah Bisri belum diangkat jadi pahlawan nasional. Sehingga pada makam Mbah Bisri beberapa hal yang harus diperbaiki agar terlihat terawat.

"Dari hasil keliling ziarah tadi yang kurang terawat makam Mbah Bisri. Bisa jadi karena belum diangkat jadi pahlawan nasional jadi kurang terawat. Saran saja, fasilitasnya bisa diperbaiki agar para peziarah nyaman dan betah," pungkasnya.(Syaf/kla)

Index Berita