Komplotan Pengedar Pil Koplo Jombang Dibekuk Polisi

INDONESIASATU.CO.ID:

WARTAJATIM.COM,JOMBANG - Aparat Polsek Mojowarno menangkap Titis Kasiono (31) warga Keluruhan Rungkut Menanggal, Kecamatan Gununganyar Kota Surabaya. Dan dua pemuda lainnya yaitu Wisnu Agung Prabowo (20) dan Tegar Ridho Juni Ardi (23). Keduanya pemuda ini merupakan warga Dusun/Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang.

Ketiga pemuda itu ditangkap lantaran mengedarkan 349 butir pil koplo di sebuah rumah milik salah satu pelaku di Desa Gondek, Kecamatan Mojowarno.

"Pelaku ini sudah dipantau oleh anggota sejak berapa bulan terahir, ketiganya merupakan jaringan pemgedar pil koplo antar daerah. Pelanggannya tersebar dimana-mana seluruh Jawa Timur," jelas Kapolsek Mojowarno, AKP Wilono, Minggu (25/2/2018).

Penangkapan pelaku, sebut Wilono, berawal dari pengembangan kasus penangkapan pemakai pil koplo sebelumnya. Dari beberapa informasi yang dapat kan polisi, semua mengarah ke ketiga pelaku sebagai bandar besar di Kabupaten Jombang.

Kepada penyidik, ketiga pria pengangguran ini mengatakan sudah berjualan pil koplo. Sasaran utamanya yaitu siswa-siswi Sekolah Menegah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Sasarannya lainnya yaitu orang dewasa yang berada pada ekonomi menengah kebawah.

"Setiap hari mereka ini bisa menjual puluhan butir sampai ratusan pil koplo kepada para pelanggannya," ujar Wilono.

Saat ditangkap polisi, ketiga pelaku sedang membungkus pil koplo untuk calon pelanggan. Pil koplo tersebut di bungkus dalam plastik klip dengan isi yang berbeda. Namun rata-rata berisi 5-10 butir dengan harga berkisar pada Rp. 15 ribu rupiah per plastik.

"Barang bukti selain pil yaitu uang tunai Rp. 172 dan dua buah handphone," sebut Wilono

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku diamankan dibalik jeruji besi milik Mapolsek Mojowarno. Dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 10 tahun penjara. "Dijerat Pasal 196 undang-undang RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan," pungkasnya.rahman/di/kusno

Index Berita