Komitmen Guyub Rukun, Keluarga Besar Perguruan Silat Pagarnusa dan PSHT di Kertosono

WARTAJATIM.COM : NGANJUK - Pasca insiden yang terjadi di wilayah Kecamatan Kertosono, Kapolsek Kertosono Kompol Abraham Sissik memanggil Ketua PAC Pagarnusa dan Ketua PAC PSHT perguruan silat di wilayahnya untuk komitmen damai. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya insiden susulan.

Komitmen Guyub,Rukun yang digelar di rumah makan Mapan jalan raya Surabaya-Madiun Desa Kepuh Kertosono diikuti oleh kedua Ketua perguruan dan anggotanya.Sabtu (17/3/2018).

Dalam komitmen tersebut, disaksikan oleh Wakil dari Ponpes Lirboyo Gus Yusuf sekaligus Pimpinan Pagarnusa Karisidenan Kediri dan perwakilan perguruan silat Pagarnusa dan PSHT se-Kertosono.komitmen tersebut dibacakan dengan tujuan menciptakan suasa guyub,rukun,aman, kondusif dan persaudaraan," kata Kapolsek Kertosono

Ada Komitmen Guyub Rukun kesepahaman yang akhirnya disetujui kedua perguruan pencak silat baik Pagarnusa dan PSHT tersebut.kesediaan menjaga situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), kewajiban menjaga hubungan antarperguruan silat yang saling menghormati, menyerahkan kewenangan ke penegak hukum apabila ada anggota yang melakukan tindak pidana.kesepahaman itu sempat dibacakan oleh masing-masing Ketua PAC Pagarnusa dan Ketua PAC PSHT, Komitmen kesepahaman disaksikan langsung oleh Kapolsek dan seluruh jajarannya.

"Kami semua yang hadir ini pada dasarnya mendukung penuh inisatif mulia dari jajaran kepolisian dalam menjaga suasana Kertosono yang aman, kondusif, dan guyub rukun. Kami kira niat baik dengan tujuan baik semacam ini perlu didukung penuh," ujar Gus Yusuf usai komitmen bersama. 

Respon sama juga ditunjukkan oleh Ketua PAC Kertosono M.Samsuri dari Perguruan Pagarnusa (PSNU).Bahkan mereka berjanji akan menindak tegas jika ada anggotanya yang terlibat kontak fisik dengan mengatasnamakan masing-masing kelompok. "Kami akan sosialisasikan hasil komitmen damai ini ke seluruh anggota melalui jajaran pengurus kami mulai di tingkat kecamatan hingga desa-desa atau bahkan subranting. Kalau ternyata nantinya masih ada yang terlibat konflik dengan anggota perguruan lain,akan kita tindak tegas" ujar pria yang disapa Kang Khoiri

Komitmen tegas juga disampaikan Gunari Ketua PAC PSHT Kertosono."Kami akan larang seluruh anggota melakukan konvoi, di jalan demi menghindari konflik dengan kelompok lain. Tidak hanya itu, anggota yang terlibat konflik dengan pihak lain juga akan kami tindak tegas jika memang terbukti bersalah,"tandasnya.kusno

Index Berita