KH Ali Mustofa, Ketua PCNU Nganjuk : NU Segera Konsolidasikan dan Merapatkan Barisan

INDONESIASATU.CO.ID:

NGANJUK - Perkembangan tuntutan era saat ini, mengingat ancaman terhadap Ahlisunnah Wal Jamaah dan NKRI mengharuskan warga NU untuk mengkonsolidasikan diri dan merapatkan barisan. 

Hal tersebut diatas disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Nganjuk, KH Ali Mustofa Said saat menghadiri acara santunan Anak Yatim Piatu oleh Lazisnu Kertosono berlokasi di area lokasi pemandian umum wilayah Kertosono, Sabtu (21/9/2018) pagi.

"Pada hari ini gelombang NU harus segera konsolidasi, harus segera merapatkan barisan. Karena tuntutan saat ini ancaman terhadap ahlisunnah wal jamaah, ancaman terhadap NKRI luar biasa kita selenggarakan kegiatan-kegiatan, baik menyentuh lapisan atas sampai bawah," urai ketua PCNU Kabupaten Nganjuk kepada wartajatim.com.

Selain itu, KH Ali juga mengomentari kasus pembakaran bendera NU dalam proses di meja hijau. Menurutnya, proses hukum harus jalan, putusan pengadilan harus berkeadilan. Proses hukum diharapkan dapat menimbulkan efek jera kepada siapa saja yang melakukan pelanggaran-pelanggaran hukum. 

Bagi Ketua PCNU yang akrab dipanggil Gus Ali, saat warga NU menggunakan hak pilih dalam pemilihan legislatif dan pemilihan presiden kedepan bisa berfikir untuk kemanfaatan indonesia, kesejahteraan rakyat dan untuk kelangsungan NU.

"Saya kira nahdiyin dan nahdiyat sudah cerdas. Mereka akan melihat siapa figur dari Capres dan Cawapres yang bisa bekerja untuk rakyat," ungkapnya. 

Acara santunan oleh Lazisnu bekerjasama dengan PCNU merupakan bentuk kepedulian warga NU Kabupaten Nganjuk. Pelaksanaan dilaksanakan secara serentak sejak tanggal 8 Muharram (19 September, red) di ranting-ranting  dan MWC NU. 

Pantauan wartajatim di lapangan, kegiatan santunan anak yatim piatu dihadiri sebanyak 250 anak. Disamping itu juga datang perwakilan dari PCNU Nganjuk, Lazisnu Cabang Nganjuk, Lazisnu Kecamatan Kertosono, dan Muspika Kertosono.

Reporter : kusno lindu aji

Editor : fredy 

  • Whatsapp

Index Berita