Dilaporkan Lakalantas, Perempuan Cantik Asal Nganjuk Diduga Dibunuh

nganjuksatu, 01 Apr 2019,
Share w.App T.Me

NGANJUK - Teka-teki meninggalnya seorang perempuan cantik, Vicky Febrian Pawai (28) Tahun asal Jalan Barito 1, Rt 05/Rw 07, Lingkungan keringan, Kelurahan Mangundikaran, Kecamatan atau Kabupaten Nganjuk masih menjadi misteri. Perempuan yang diketahui berprofesi sebagai pemandu lagu atau biasa dikenal dengan sebutan Purel diketemukan dalam kondisi mengenaskan luka pada kepala dan leher, Jumat (29/3/2019) malam.

Pihak kepolisian melalui, Kanit Lakalantas Ipda Gino menjelaskan dalam pesan tertulis yang diterima redaksi bahwa Vicky merupakan korban Lakalantas tunggal. Dilaporkan polisi pada hari Jumat 29 Maret 2019 sekitar pukul 22.30 WIB terjadi lakalantas tunggal di Jalan raya By pass masuk Desa Putren, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.

Kecelakaan bermula dari Kendaraan Scopy yang dikendarai Vicky berjalan dari Barat ke Timur pada saat di TKP mengalami oleng ke kiri dan menabrak patok yang berada di pinggir jalan sebelah utara. Akhirnya terjadilah laka lantas tunggal, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk untuk dimintakan VER.
"Sdr VICKY FEBRIN PIAWAI mengalami luka pada kepala ( MD ) TKP," terang pesan tertulis dari Kanit Lakalantas Ipda Gino saat dikonfirmasi wartajatim.co.id diruang kerjanya

Sementara itu berdasarkan kesaksian orang tua korban, Agung Murcahyo alias Bagong Awalnya, pada Jumat (29/3/2019) sekitar jam 18.30 WIB, anaknya berpamitan keluar dengan membawa sepeda motor. Setelah itu, keluarga ada kabar jika anak pertamanya meninggal pada Jumat (29/3/2019) sekitar pukul 21.00 WIB karena kecelakaan tunggal di perempatan.

Saya dikabari oleh Kd purnawirawan polisi, pacar Vicky sekitar pukul 22.30 WIB, jika Vicki kecelakaan dan sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk,” kata Agung Murcahyo, Sabtu (30/3/2019) saat menunggu kedatangan jenazah anaknya.

Setelah mendapat kabar, Agung beserta istrinya langsung menuju ke Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk. Sesampainya di IGD, dia berpapasan dengan mobil yang membawa anaknya dengaan kepala berlumuran darah. 
“Saya curiga, kalau kecelakaan kenapa pakaian anak saya tidak ada yang kotor, kulitnya tidak lecet, helem dan sepeda motornya juga utuh. Hanya saja kepalanya pecah dan ada guratan luka di leher. Ini jelas tidak wajar,” terangnya.

Menurut Agung, berdasarkan informasi yang diperoleh, perempuan cantik itu diduga meninggal dunia bukan akibat kecelakaan. Meski begitu, Agung tidak serta merta menuduh begitu saja dan menyerahkan kepada aparat penegak hukum.

“Kita serahkan kepada polisi untuk menyelidikanya, dan saya minta jika benar-benar ada penganiayaan, pelakunya dihukum berat,” ujarnya. (die/kla)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu