BPN Gencarkan Sosialisasi Prona dan PTSL di Desa Kedungrejo Tanjunganom

SOSIALISASI : Staf Badan Pertanahan Kabupaten Nganjuk saat sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Balai Desa Kedungrejo Tanjunganom, Rabu (6/12/2017).

Wartajatim.com,Nganjuk

Badan pertahanan Kabupaten Nganjuk mendapatkan jatah 50 ribu bidang untuk Prona dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Hal tersebut disampaikan oleh wakil Badan Pertanahan Kabupaten Nganjuk Parno saat sosialisasi  program PTSL di Balai Desa Kedungrejo Kecamatan Tanjunganom, Rabu (6/12/2017).

“Program ini  dilaksanakan untuk mempercepat terwujudnya pendaftaran tanah di seluruh wilayah Indonesia, sesuai dengan amanat undang-undang nomor 5 tahun 1990 pasal 19 ayat 1,” kata Parno.

Dikatakan Parno,  program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Salah diantaranya mengenai hasil pendaftaran yang bisa digunakan pemerintah jika data tersebut telah terintegrasi dalam program satu peta yang dicanangkan pemerintah. “Hasil pelaksanaan PTSL adalah basis data pertanahan yang lengkap dan berintegrasi (Peta Tunggal) dengan data lainnya, sehingga akan menunjang pembangunan di Kabupaen Nganjuk,”  ucapnya.

Parno juga menerangkan perbedaan program sertifikat gratis melalui Prona dengan PTSL. Yakni dengan melalui program Prona, pendataan tanah sebagai penerima sertifikat prona dapat dilakukan secara merata di seluruh desa dan kelurahan dalam satu kabupaten.

 “Oleh karena itu, untuk kelancarannya diharapkan seluruh Desa lokasi PTSL di Kabupaten Nganjuk untuk bisa bekerja sama dan memberitahukan dan mengimbau warganya untuk segera mendaftarkan tanahnya kepada petugas BPN Kabupaten Nganjuk,” ujar Parno yang berharap agar program ini bisa berjalan dengan baik, agar BPN Nganjuk  bisa melaksanakan pendaftaran tanah desa demi desa secara lengkap.

Sementara itu,  Kepala Desa Kedungrejo Sujarwo menyambut baik program Prona dan PTSL tahun ini yang ada wilayahnya sebanyak 4200 bidang dan yang belum bersertifikat ada 70%.

“Terima kasih, kepada Pemkab dan BPN Nganjuk yang memfasilitasi program prona dan PTSL, sehingga masyarakat merasa tenang, karena tanahnya sudah bersertifikat,” ucapnya.(kusnoaji/yan)