Ahirnya, Pelaku Pencabulan Dibawah Umur Diamankan, Ini Reaksi Orang Tua Korban

lurahkusno, 15 Jan 2019,
Share w.App T.Me

NGANJUK - Seorang terduga pelaku yang menyetubuhi anak dibawah umur menyerahkan diri ke unit PPA Mapolres Nganjuk, Senin (14/1/2019) pagi 10.00 WIB

Eko alias Kodok (22),warga Dusun Ngepung Desa Babadan Kecamatan Patianrowo terduga pelaku yang menyetubuhi NY (16), warga Desa Sumbersono, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk itu diantar langsung oleh pihak keluarganya didampingi Kepala Desa Babadan Kecamatan Patianrowo Imam Robani di Unit PPA Mapolres Nganjuk. 

Ketua Lembaga Women's Crisis Center (WCC) Musidah membenarkan penyerahan diri terduga persetubuhan terhadap NY tersebut.

“Terduga pelaku persetubuhan anak dibawah umur itu diserahkan ke unit PPA untuk kepentingan penyelidikan, pelaku dikonfrontir dan mengakui perbuatannya,” bebernya kepada wartawan

Lanjut Musidah, sebelumnya orang tua pelaku mendatangi kediaman korban di Desa Sumbersono, Kecamatan Lengkong.
Namun, lanjut dirinya, pelaku sedang tidak berada di rumahnya, hanya ada kedua orang tuanya, dan mereka pun pro aktif, berjanji akan mengantarkannya langsung ke Mapolres Nganjuk.

“Ternyata, pagi hari ini, orang tua pelaku didampingi perangkat Desa mengantarkan Eko ke Mapolres,” ungkap Musidah, kepada wartajatim.co.id, saat dikonfirmasi di Unit PPA Mapolres Nganjuk

“Kasus ini sekarang dalam tahap penyidikan. Visum sudah ada, pemeriksaan saksi-saksi juga sudah, dan langkah selanjutnya, kami akan mengawal terus sampai ke persidangan,” jelasnya.

Sementara Sumarsih Orang Tua (NY) korban pencabulan menyatakan akan terus melanjutkan kasus pencabulan ini, pihak keluarga sangat berharap kasus ini segera terselesaikan melalui jalur hukum, pasalnya pelaku sudah menyerah diri.

"Saya akan memaafkan sebagai manusia biasa, tapi kalau anak saya mau dinikahi saya tetap tidak mau dan hukum tetap jalan, karena kasus pencabulan ini membuat nama keluarga kami tercemar," ucapnya dengan meneteskan air mata

Sementara Kepala Desa Babadan Imam Robani menyampaikan pihaknya bersama perangkat kerja pro aktif mengantar Eko ke Mapolres Nganjuk dengan maksud ingin bertemu keluarga dan meminta maaf atas kasus yang viral di medsos.

"Kedatangan saya dan keluarga disini ingin mengantar dan bertemu pihak keluarga korban, maksud kedatangan kami ingin menawarkan kekeluargaan bilamana dari keluarga korban mau diajak kordinasi, bagaimanapun dari keluarga pelaku ingin menikahkan anaknya kepada korban,"kata imam Robani. (sakera /kla) 

bisa dilihat disini

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu